PELET SANTRI

Banyak orang bertanya,apakah ilmu pelet ini secara resmi diajarkan oleh agama??sepanjang yang diketahui penulis,lingkungan agama penulis (islam) belum pernah bertemu ajaran mahabah(pelet) seperti itu.naman,bahwa banyak orang beragama islam yang kemudian berekreasi menciptakan ilmu(termasuk pelet dan mahabah) itu memang ada.
            Dalam situs ini,penulis akan membahas penciptaan sebuah ilmu dari tataran yang paling rendah karena kebetulan penulis pernah mengalaminya.pada zaman muda dulu,ketika sedang mendalami masalah dengan lawan jenis,pada saat saya membaca sebuah ayat dalam sebuah alquran,tiba-tiba saya mendapat sebuah ilham,bahwa ayat tersebut sesuai dengan apa yang saya inginkan.yaitu saya menundukan hati orang yang sombong,agar dia datang kerumah saya.
              Sebuah ayat dalam surat al An-naml30-31 mengisahkan tentang isi surat dari nabi sulaiman As yang diterima ratu Bilqis.
              innahu min sulaimaana wa innahu bismillahir rahmanir rahim,alaa ta luu alayya wa tuuni muslimin.
selanjutnya dengan keyakinan yang maksimal,ayat tersebut saya baca berulang kali sambil mevisualisasikan diri sebagai nabi sulaiman yang sedang memanggil ratu balqis,dengan diawali basmalah...dan himbauan kepada orang yang kita hendaki agar tidak sombong dan datang sebagai orang yang berserah diri.lalu apa yang terjadi kemudian???
Ternyata orang yang saya hendaki itu benar-benar datang dan bersikap sangat bersahabat.
     Belakangan ketika saya mulai banyak berguru dari satu guru ke guru yang lain,saya berguru di padepokan gunung jati yang banyak di ijasahkan keilmuan pelet terutama untuk tujuan membangkitkan kekuatan mengundang sekaligus meluluhkan hati.
                 Bercerita tentang ilmu pelet atau mahabah dan istilah lain yang terkait dengan cara menundukan tentu banyak ragamnya,mulai dari yang bercorak tradisional hingga yang mendekati ajaran agama,tiap-tiap jenis memiliki karakteritas yang khas dan terkadang berbeda satu dengan yang lainya.untuk berkunjung ke padepokan gunung jati klik disini