TEMPLATE ERROR: Unterminated string literal in [data:blog.pageName + " ] before 23

PUSAKA ALAM GAIB

Bukan hanya benda-benda mustika, banyak juga pusaka-pusaka dalam
bentuk keris dan tombak yang berada di alam gaib, terutama di Jawa
Timur, Jawa Tengah dan di kota Jakarta dan sekitarnya. Keberadaan
pusaka gaib di suatu tempat biasanya akan menjadikan tempat tersebut
bersuasana wingit atau angker, sesuai perwatakan masing-masing pusaka.
Bila pusaka tersebut memiliki pembawaan 'panas' dan berwibawa, maka
biasanya tempatnya berada akan berkesan angker. Sebaliknya, bila
pusaka tersebut berkarakter halus dan teduh, maka biasanya tempatnya
berada akan berkesan wingit. Masing-masing pusaka gaib itu juga dijaga
oleh sesosok mahluk halus, biasanya bangsa jin, yang menjadikan pusaka
tersebut sebagai jimat / pusakanya.

Ditinjau dari kualitas fisik dan kegaibannya biasanya pusaka-pusaka di
alam gaib di wilayah Jawa Timur secara umum lebih baik dibandingkan
yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Jakarta atau Jawa Barat.

Pusaka-pusaka di alam gaib Jawa Timur banyak yang memiliki
hiasan-hiasan mewah, banyak yang bertatahkan emas dan intan, berwibawa
dan berkesaktian tinggi. Biasanya adalah peninggalan jaman kerajaan
Kediri, Singasari atau Majapahit atau milik para bangsawan Kediri,
Singasari dan Majapahit jaman dulu. Sedangkan yang berada di Jawa
Tengah biasanya bentuknya lebih sederhana. Tidak banyak yang memiliki
hiasan mewah. Kualitas kegaibannya juga tidak sebaik yang di Jawa
Timur, apalagi yang dibuat pada jaman Demak dan Mataram Islam.
Sebagian pusaka di Jawa Tengah yang berhiasan mewah dan berkesaktian
tinggi, kebanyakan asalnya adalah pusaka dari Jawa Timur yang
dipindahkan ke Jawa Tengah pada jaman kerajaan Demak dan Pajang atau
dipindahkan oleh gaib-gaib penjaganya dari Jawa Timur ke Jawa Tengah.

Pusaka-pusaka di alam gaib kota Jakarta dan Jawa Barat banyak yang
menampilkan kesan berwibawa dan angker. Biasanya adalah peninggalan
orang-orang jaman kerajaan Cirebon dulu. Sedangkan yang memiliki
hiasan-hiasan mewah, bertatahkan emas dan intan, dan berkesaktian
tinggi, kebanyakan asalnya adalah pusaka dari Jawa Timur yang
dipindahkan sampai ke Jakarta dan sekitarnya oleh gaib-gaib
penjaganya.

Di alam gaib Jawa Barat, kota Jakarta dan sekitarnya juga banyak
ditemukan jenis-jenis senjata / pusaka berbentuk kujang, pedang
panjang dan golok, tetapi jumlahnya tidak banyak.
Yang berbentuk kujang ada 3 jenisnya, yaitu yang logamnya putih
seperti baja, kuning seperti kuningan dan yang hitam yang dalam
pembuatannya logamnya ditempa seperti pembuatan keris. Yang paling
banyak ditemukan di alam gaib adalah kujang yang berwarna hitam,
sebagiannya berpasangan dengan yang berwarna putih atau kuning.
Pedang panjang yang dari alam gaib ada 2 jenisnya, yang logamnya
keras, kebanyakan bekas milik tentara Jepang dulu, dan yang logamnya
lentur hingga bisa dilingkarkan di pinggang, biasanya buatan negeri
Cina.
Golok-golok di alam gaib sebagian beraksara Arab (seperti golok Ciomas).
Masing-masing pusaka gaib itu juga dijaga oleh sesosok mahluk halus,
biasanya bangsa jin, yang menjadikan benda-benda tersebut sebagai
jimat / pusakanya.

Selain benda-benda berukuran besar, banyak juga benda-benda jimat
dalam bentuk keris-keris dan golok kecil (yang bisa dimasukkan ke
dalam dompet), batu cincin, jimat rajahan, dsb, di alam gaib.
Kebanyakan adalah jimat para pendekar dan jawara jaman dulu.
Masing-masing benda tersebut biasanya juga dijaga oleh sesosok mahluk
halus, biasanya bangsa jin, yang menjadikan benda tersebut sebagai
jimat / benda koleksinya.

Pusaka-pusaka tombak dan keris yang berasal dari alam gaib ada 2
macamnya, dikenali pada saat pertama penarikannya.

Yang pertama adalah yang asli dari alam gaib. Biasanya badan kerisnya
berwarna hitam atau warna lain sesuai aslinya dan tidak ada bagian
yang berwarna coklat karatan, apalagi keropos karatan. Biasanya
gagang, sarung kayu dan perlengkapan aksesories lainnya masih utuh dan
dalam kondisi baik tidak termakan cuaca dan usia.

Yang kedua adalah pusaka yang ditarik dari alam gaib, tetapi
sebenarnya tidak sungguh-sungguh berasal dari alam gaib. Biasanya
badan kerisnya berwarna coklat atau hitam kecoklatan seperti besi
karatan atau ada bagian yang berwarna coklat karena karatan. Jenis ini
biasanya adalah keris yang diselubungi oleh gaib, sehingga tidak
tampak mata manusia. Jadi secara fisiknya keris tersebut sebenarnya
masih berada di dunia manusia (dan bisa karatan), tetapi diselubungi
oleh gaib (halimunan), sehingga tidak kelihatan mata manusia. Biasanya
juga gagang kayu dan sarungnya sudah tidak ada, sudah rusak / hancur
termakan cuaca dan usia. Jenis ini biasanya tingkat kesaktian gaibnya
rendah. Mungkin dulunya adalah pusaka milik para petani atau prajurit
berpangkat rendah. Jenis ini biasanya cukup mudah ditarik dengan
tenaga dalam atau amalan gaib dan tidak perlu sesaji.

Mustika, pusaka dan benda-benda lain dari alam gaib yang berhasil
ditarik ke alam manusia, biasanya akan mengeluarkan bau harum seperti
bau harum bunga melati pada saat pertamanya di dunia manusia. Bila
disentuh dengan tangan, bau harum yang menempel di tangan tersebut
tidak akan mudah hilang dalam sehari dua hari, walaupun sudah mencuci
tangan. Ada juga yang memancarkan hawa panas jika dipegang dengan
tangan.

Benda-benda pusaka dan benda gaib lain yang berada di alam gaib,
sebagian adalah karena isi gaibnya sendiri yang membawa benda gaibnya
masuk ke alam gaib, atau karena pernah ada kejadian bencana alam
seperti gunung meletus atau tanah longsor yang menjadikan benda-benda
tersebut tertimbun tanah, yang kemudian akan dibawa masuk ke alam gaib
oleh sosok-sosok halus penjaganya sebagai benda pusakanya.