Selamat Datang Di situs www.Ajianpelet.com Situs yang Mengulas lengkap Ilmu-Ilmu Gaib.

ASAL USUL ILMU KEJAWEN

asal usul ilmu kejawen sebenarnya bermula dari kedua tikoh misteri,yaitu sri sadono dan dewi laksmi,yaitu istri wisnu dan sadono adalah penjelmaan wisnu itu sendiri.sesungguhnya sri dan sadono adalah suami istri yang menjadi cikal bakal kejawen.maka berbagai ritual mistik kejawen,keduanya selalu mendapatkan tempat kusus.dewi sri dipercayan sebagai dewa padi,dewa kesuburan.
               Dewi sri dan wisnu,menurut tentu panggelaran memang di minta turun ke arcapada untuk menjadi nenek moyang di jawa.dari sumber ini akan meneguhkan sementara bahwa nenek moyang jawa memang dewa. berarti kaum kejawen sebenarnya berasal dari keturunan orang yang tinggi tingkat sosial dan kulturnya.selanjutnya dewi sri di anggap menjelma ke dalam diri tokoh putri Daha bernama Dewi sukartaji atau Galuh candrakirana.sedangkan sansono menjadi raden panji.keduanya pernah berpisah namun ahirnya berjumpa kembali.
                 Menurut beberapa sumber,dan cerita sesepuh tanah jawa,pertemuan sri dan sandono atau panji dan sukartaji terjadi di gunung tidar.Magelang.tempat itu kemudian oleh sandono dan sri di beri tetenger(tanda) dengan menancapkan paku tanah jawa.hal ini sekaligus untuk mengokohkan tanah jawa yang sedang goncang.sejak kejadian itu tanah jawa menjadi tenang kembali.paku tersebut kelak dinamakan Pakubuwono(paku bumi).Pakubuwono inilah yang meyebabkan orang jawa tenang.sehingga keturunan sandono dan sri menjadi banyak,hanya saja keturunan mereka ada yang baik dan ada yang buruk.maka batara guru segera menyuruh semar dan togog ke gunung tidar,semar di suruh mengasuh keturunan sandono-sri yang baik-baik dan togok mengikuti yang angkara murka.
               Semar dan togog pun ahirnya menuruti perintah itu,karena merasa sebagai batara guru sebagai rajanya,baik togog maupun semar di anggap teklah kalah dalam perlombaan nguntal(nelen) gunung.ketika lomba dimulai,togog mendapat giliran pertama yang menelan gunung,gunung itu tidak bisa masuk ke mulut togog,tetapi togok memeksanya dan mengakibatkan mulut togog menjadi sangat lebar.sedangakan semar dapat menelan gunung,tetapi gunung tersebut tidak dapat keluar dari tubuhnya,sehingga mengakibatkan bokong semar menjadi besar.
                 Dari kisah mistis seperti di atas mengambarkan,bahwa sejak semula masyarakat kejawen banyak berkenalan dengan mistik
paham mistik sri dan sandono di puja menjadi sebuah patung kecil bernama loro blonyo.patung yang biasanya di letakkan di sentong tengah(kamar) tengah ini.
          Ajaran kuno yang selalu menjadi padoman dan di kaitkan dengan sri dan sandono adalah falsafah adisaka.ada kepercayaan bahwa dari ajisaka ini lahirlah aksoro jowo.jika kejawen tanpa mistik,maka pudarlah pula kejawen tersebut.kejawen dan mistik telah menyatu,menjadi sebuah ekspresi religi mistik kejawen.













Paling Sering di Baca 7 Hari Terahir